You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cegah Peningkatan Kasus DBD Kelurahan Pegangsaan Dua Libatkan Majelis Taklim
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pegangsaan Dua Gandeng Majelis Taklim Giatkan PSN

Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengandeng Majelis Taklim untuk mengatasi kasus Demam Derdarah Dengue (DBD). Mereka diminta proaktif mengingatkan jamaah untuk menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Untuk menekan kasus DBD agar tidak bertambah, kami libatkan seluruh lapisan masyarakat

Lurah Pegangsaan Dua, Abdul Buang mengatakan, keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, diharapkan dapat menekan angka kasus DBB di wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua. Sebab, sejak Januari hingga saat ini, kasus DBD di wilayahnya sudah mencapai sebanyak 19 kasus.

“Untuk menekan kasus DBD agar tidak bertambah, kami libatkan seluruh lapisan masyarakat.  Salah satunya pengurus majelis taklim untuk turut mengingatkan seluruh jamaah agar tak lupa melaksanakan PSN,” ujarnya, Kamis(10/3).

80 SD di Koja Deklarasi Pembentukan Jumantik Cilik

Selain itu, Abdul juga menugaskan seluruh petugas PenangananPrasarana dan Sarana Umum (PPSU) dalam melaksanakan tugas sehari-hari untuk melaksanakan PSN. Mereka juga diminta mengingatkan warga untuk menggiatkan program 3M (menguras, menutup, mengubur).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6782 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5668 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2959 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2113 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1880 personAnita Karyati